• MINGGU EPIFANI 0%
EPIFANI

Pelangi merupakan simbol dari kesetiaan dan cinta kasih Allah bagi isi dunia. Setelah peristiwa air bah yang menghancurkan bumi karena dosa manusia (Kej 9) maka Tuhan Allah menghadirkan pelangi sebagai tanda perjanjian-Nya dengan Nuh dan keturunannya (seluruh umat manusia) serta semua makhluk hidup lainya Allah telah berjanji bahwa la tidak akan menghancurkan bumi ini lagi dengan air bah. Jadi, pelangi mengingatkan kita tentang kesungguhan Tuhan Allah untuk memenuhi dan menggenapi janji janji-Nya. Dan hal itu, telah dipenuhi dan digenapi di dalam Yesus Kristus yang lahir sebagai seorang bayi dan terbungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.

Jadi, pelangi dan palungan mau menjelaskan bahwa Tuhan Allah, dalam kasih-Nya yang tiada tara telah menjelma menjadi manusia dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya siapa yang percaya kepada-Nya, tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh. 3:16). Pelangi dan palungan juga mau menjelaskan tentang penebusan dan pembebasan yang dilakukan Allah karena kesetiaan pada janji-Nya dengan rela merendahkan diri dengan cara lahir di tempat rendah dan hina. Pembebasan dan penebusan Allah di dalam Yesus Kristus tersebut diperuntukkan tidak saja bagi orang-orang pilihan, tetapi juga kepada semua orang, dan bahkan seluruh ciptaan

Simbol Epifani berganti pada Hari Selasa, Jam 18.00 memasuk Hari Rabu Abu awal Prapaskah
Arti

Pelangi merupakan simbol dari kesetiaan dan cinta kasih Allah bagi isi dunia. Setelah peristiwa air bah yang menghancurkan bumi karena dosa manusia (Kej 9) maka Tuhan Allah menghadirkan pelangi sebagai tanda perjanjian-Nya dengan Nuh dan keturunannya (seluruh umat manusia) serta semua makhluk hidup lainya Allah telah berjanji bahwa la tidak akan menghancurkan bumi ini lagi dengan air bah. Jadi, pelangi mengingatkan kita tentang kesungguhan Tuhan Allah untuk memenuhi dan menggenapi janji janji-Nya. Dan hal itu, telah dipenuhi dan digenapi di dalam Yesus Kristus yang lahir sebagai seorang bayi dan terbungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.

Jadi, pelangi dan palungan mau menjelaskan bahwa Tuhan Allah, dalam kasih-Nya yang tiada tara telah menjelma menjadi manusia dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya siapa yang percaya kepada-Nya, tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh. 3:16). Pelangi dan palungan juga mau menjelaskan tentang penebusan dan pembebasan yang dilakukan Allah karena kesetiaan pada janji-Nya dengan rela merendahkan diri dengan cara lahir di tempat rendah dan hina. Pembebasan dan penebusan Allah di dalam Yesus Kristus tersebut diperuntukkan tidak saja bagi orang-orang pilihan, tetapi juga kepada semua orang, dan bahkan seluruh ciptaan

Simbol Epifani berganti pada Hari Selasa, Jam 18.00 memasuk Hari Rabu Abu awal Prapaskah